Dukamu dukaku
Kulihat lagi... Satu matahari yang tenggelam dalam jurang cakrawala...
Sabar kawan...
Aku kan disebelahmu, duduk dan kubantu melewati dukamu...
Walau bagaimanapun, tak pernah kubisa mengerti dukamu...
Tapi percayalah, bukankah kau ingat mungkin...
Bahwa aku pernah duduk di situ, ditempatmu sekarang...
Juga menatap surya tenggelam...
Menangis sajalah...
Semua akan tiba pada giliran kita...
Sebagai mentari...
Atau sebagai daun gugur yang tak ada orang menderu...
Yang jelas itu akan tiba...
Jadilah janji kepadanya, sebagai kegembiraan baginya didasar jurang...
Aku tetap disebelahmu, sebagai kawan, lawan, atau bukan apa apa...
Aku hanya merasa sama...
Bahwa dukamu juga dukaku...
Sabar kawan...
Aku kan disebelahmu, duduk dan kubantu melewati dukamu...
Walau bagaimanapun, tak pernah kubisa mengerti dukamu...
Tapi percayalah, bukankah kau ingat mungkin...
Bahwa aku pernah duduk di situ, ditempatmu sekarang...
Juga menatap surya tenggelam...
Menangis sajalah...
Semua akan tiba pada giliran kita...
Sebagai mentari...
Atau sebagai daun gugur yang tak ada orang menderu...
Yang jelas itu akan tiba...
Jadilah janji kepadanya, sebagai kegembiraan baginya didasar jurang...
Aku tetap disebelahmu, sebagai kawan, lawan, atau bukan apa apa...
Aku hanya merasa sama...
Bahwa dukamu juga dukaku...
Waduh, krisis mahasiswa...
Yang dimaksud krisi mahasiswa bukanlah kekurangan mahasiswa. Mahasiswa itu banyak banget, sampai2 kuliahpun dijalanan. Tapi hari ini aku miris melihat rekan2 mahasiswa. Kalo boleh bilang pada bego semua. Sebagai mahasiswa seharusnya cara berfikirnya kudu beda, kudu lebih dewasa. Juga termasuk cara berkomunikasi. Masak waktu hari pertama kuliah, seperti biasa bikin kesepakatan kontrak dengan dosen. Masak ada yang minta toleransi waktu keterlambatan sampai 1jam. Dewasa dikit napa, tambah nunjuk2in kemalasannya. Belum lagi waktu suruh tanya, cuma satu dan itu pun gak mutu. Dan yang lebih parah masih juga ada satu mahasiswa yang duduknya dibelakang sedang menyangga dagu, dan matanya tembem kelihatan semalam habis begadang sampai pagi. Dan rambutnya acak2an seperti belum mandi, haduwh. Dan itu AKU...
Ngantuk poll...
Tidur cuma 2jam. Bangun2 langsung kuliah. Seperti biasa tanpa mandi:-D, cuma cuci muka plus perbanyak parfum. Berangkat dah ke kampus. Dan benar... Sampek kelas mata berat bnget, dtambah pilek hufh... Pengen banget cpet pulang tapi sama aja habis ini ada jam lagi sampek jam 12. Hadah... Laperr, ngantuk. Sabar aja dulu ah...
Langganan:
Postingan (Atom)
Blog Archive
About Me
- fahma alfian
- kopipun berubah jadi susu seiring aku melangkah untuk belajar... bukan tentang pahitnya kopi, bukanpula manisnya susu... mereka sama-sama benar pada ruang dan waktunya masing-masing......